Minggu, 13 September 2015

Puisi baper "Akalku"

Hallo cendekiawan bangsa, silahkan dibaca puisi karangan saya yang berjudul "Akalku". Maknai isinya maka teman-teman akan mengerti isi di dalamnya. Ini bukan puisi galau kok, buka korban baper (Terbawa Perasaan) juga lho. Silahkan ditanggapi.
Istilah anak muda 
 


"Akalku " 


Pikat senyummu dan kucuran perhatianmu
Seakan penuh makna yang mendalam
Tak sadar akan diriku yang mulai melayang

Sering kau menyanjungku
Membuatku ringan keangkasa
Sering pula kau campakanku
Terhempas kebumi hingga lebur luar biasa
Akalku, pikirku
Tak kuasa menerka, meraba arti sikapmu

Seringkau berjanji padaku
Hingga terbang jiwaku berhamburan
Tak sedikit kau mengingkari janjimu
Kurasakan tubuhku hancur tak karuan
Akalku, pikirku
Tak Kuasa menerka, meraba arti perbuatanmu

Cukup aku merasakan terhempas dari angkasa
Cukup aku tau rasa sakit luar biasa
Meski hingga kini akal dan pikirku
Tak kuasa menerka meraba arti dirimu dihidupku
Hanyalah sang pemberi harapan palsu
Tak berhenti membuat pilu

Dwi Fitra Prihatno

2 komentar: